Jual IGBT Komponen Elektronik Untuk Kebutuhan Industri

Harga IGBT Komponen Elektronik Untuk Kebutuhan Industri Pabrikasi

Komponen Elektronik IC, IGBT Module
Apa itu IGBT

IGBT atau Transistor dwikutub gerbang-terisolasi adalah piranti semikonduktor merupakan gabungan antara BJT dan MOSFET. Biasa berfungsi sebagai komponen saklar untuk sebuah aplikasi daya. IGBT merupakan komponen utama yang aplikasinya ada pada AC drive, seperti Inverter, VSD, servo drive, vector drive, stepper drive, bahkan sebagian besar power supply switching menggunakan komponen ini.

Jika anda bergerak di bidang reparasi elektronika industri (alat/mesin elektronika yang dipakai di pabrik) pasti anda akan sering bertemu dan membutuhkan komponen yang cukup vital ini.

Tetapi bukan berarti komponen ini hanya berlaku untuk teknisi yang bergerak pd bidang elektronika industri saja, jika anda saat ini bergelut dengan reparasi TV PDP (Plasma Display Panel), maka anda pun saat ini akan sering mendapatkan komponen IGBT ini dalamnya. Banyak teknisi TV yang menyangka IGBT ini sama dengan MOSFET karena bentuk fisiknya menyerupai Mosfet. padahal sebenarnya berbeda, tetapi cara pengukuran komponennya hampir sama seperti kita mengukur sebuah MOSFET.

IGBT merupakan gabungan antara MOSFET dengan Transistor-bipolar seperti terlihat pada gambar, dan kaki-kakinya dinamakan G (gate), C (collector) dan E (emitor). Bedanya dengan transistor, IGBT memiliki impedansi input yang sangat tinggi sehingga tidak membebani rangkaian pengendalinya (atau sering disebut rangkaian driver). Kemudian disisi output, IGBT memiliki tahanan(Roff) yang sangat besar pada saat tidak menghantar, sehingga arus bocor sangat kecil. Sebaliknya pada saat menghantar, tahanan pensaklaran (Ron) sangat kecil, mengakibatkan tegangan jatuh (voltage drop) lebih kecil daripada transistor pada umumnya.

Disamping itu, IGBT memiliki kecepatan pensaklaran/frekuensi kerja yang lebih tinggi dibanding transistor lainnya. Oleh sebab itulah mengapa IGBT sering digunakan dalam driver (alat penggerak motor) yang membutuhkan arus yang besar dan beroperasi di tegangan tinggi, karena memiliki efisiensi yang lebih baik dibanding jenis transistor lainnya.

Selain memiliki kelebihan seperti diatas, IGBT juga memiliki kekurangan. Diantaranya, harganya lebih mahal dibanding transistor biasa, sehingga jarang dipakai dalam alat elektronika rumah tangga. Berbeda dengan driver penggerak motor listrik yang membutuhkan arus besar hingga ratusan bahkan ribuan ampere.

Selain itu IGBT juga rentan rusak pada saat standby (tidak menghantar) apabila tegangan pengendali (tegangan antara gate dengan source/emitor) hilang(=0v), maka IGBT bisa jebol/short. Oleh sebab itu meskipun sedang tidak bekerja/menghantar input/gate IGBT harus diberi tegangan standby sekitar 2-15V tergantung spesifikasi IGBT.

Sedangkan untuk jumlah kaki, pada dasarnya IGBT memiliki jumlah kaki sama dengan transistor yakni 3 kaki. Terdiri dari gate, di transistor disebut basis, lalu drain atau sering disebut collector pada transistor, dan terakhir source atau sering disebut emitor. Seperti gambar di atas, yang pertama IGBT sedang yang kedua transistor yang biasa kita temui.

Lihat pd Gambar struktur bagian dalam IGBT, dimana gambar berwarna kuning menunjukan : Metal Oxide Demiconductor - Field Effect Transister, Gambar berwarna merah menunjukan: Bipolar Junction Transistor.

IGBT memiliki 2 type, kalau di transistor ada NPN dan PNP, maka di IGBT ada tipe N dan tipe P. Selain dalam bentuk satuan IGBT juga sering dibentuk dalam 1 pack berisi 2,3,6,12 Pieces. Sehingga memudahkan dalam pemasangan/tidak perlu repot memasang satu per satu, serta irit tempat, karena lebih kecil dibanding harus memasang satu persatu.

Perbedaan Power Bipolar-transistor, MOSFET, dan IGBT ?

* Transistor-bipolar membutuhkan “arus” yang besar untuk mendrive Basis atau berarti daya (watt) yang besar, mempunyai “slow turn-off” sehingga hanya dapat bekerja pada frekwensi terbatas, mudah panas (thermal runaway).

* MOSFET hampir tidak membutuhkan arus untuk mendrive Gate (hanya membutuhkan tegangan), tidak mudah panas, mampu bekerja pada frekwensi yang lebih tinggi.

* IGBT mempunyai karakteristik gabungan antara MOSFET dengan Transistor-bipolar. IGBT umumnya mempunyai kamampuan arus yang lebih besar dibanding dengan MOSFET maupun Transistor-bipolar. Sebagai contoh transistor-bipolar C6090 hanya mampu dilalui arus yang berbentuk pulsa maskimum 25A, maka IGBT G30N60D mampu dilalui arus pulsa maksimum hingga 160A

Cara Pengecekan/ Pengukuran IGBT

Untuk pengukuran/pengecekannya dapat kita gunakan multimeter analog. Sedikit berbeda dengan mengecek transistor, kalau di transistor ada 2 arah dioda, yakni antara basis terhadap emitor dan basis terhadap collector, di IGBT tidak ada. Seperti yang kita lihat pada symbol pd gambar, antara gate terhadap drain dan source terdapat penyekat atau insulated. Meskipun demikian, di IGBT kalau kita ukur pakai multimeter tetap ada arah diodanya karena antara source dan drain ada dioda pengaman, apabila drain terhadap source dibolak balik short, berarti IGBT rusak. Sedang untuk mengetes kemampuan pensaklarannya (bias pada transistor, peng-gate-an pada IGBT) dapat kita gunakan multimeter analog dengan posisi ohmmeter x10K. Setelah kita ketahui arah dioda antara drain dan source(forward), kita balik posisi probe(jika sebelumnya drain dapat merah dan source dapat hitam, kita balik drain dapat hitam, source dapat merah). Lalu kalau jarum pada multimeter tidak menyimpang(menunjuk nilai tak terhingga) berarti Normal / OK. Kalau menunjuk nilai tertentu coba pindahkan sebentar probe pada source(merah) ke pin gate lalu kembalikan lagi ke source dengan kondisi probe satunya lagi masih menempel di pin drain, lalu lihat jarum multimeter, kalau menunjuk nilai tak terhingga(tidak menyimpang) berarti Ok, kalau masih menyimpang berarti bocor. Apabila bagus coba kita tes gate, masih pada posisi probe awal(posisi reverse arah dioda source-drain) kita pindah sebentar probe hitam pada drain ke gate lalu kita kembalikan lagi ke drain dimana probe merah masih menempel pada source, apabila jarum menyimpang mengarah ke 0 ohm berarti OK, dan perlu diketahui bahwa meskipun kita melepas semua probe lalu ditempelkan lagi, posisi jarum menyimpan ini akan terus bertahan. Lalu cara untuk mengembalikan ke posisi tak terhingga(mengkosongkan) dengan cara memindah sebentar probe merah pada source ke gate, maka akan kita dapatkan jarum menunjuk ke nilai tak terhingga lagi

jual transistor igbt jual igbt glodok jual igbt bekas jual igbt fuji rangkaian inverter dengan igbt cara mengukur igbt jual transistor igbt jual igbt bekas jual igbt glodok rangkaian inverter dengan igbt cara mengukur igbt harga transistor igbt igbt inverter circuit